Showing posts with label stage. Show all posts

Menonton Drama Musikal di Hari Ibu



Memasuki umur hampir 9 bulan ini, Kinanti semakin menujukkan ekspresi senang ketika disodorkan buku untuk dibaca. Padahal sebenarnya bukunya masih sama-sama aja seperti dari umur 3 bulan yang saya bacakan untuknya. Tapi, saya rasa semakin bertambah bulan, Kinanti sudah mulai menunjukan ketertarikannya akan buku atau cerita.

Seperti beberapa waktu lalu, ketika saya membawa Kinanti untuk menginap di rumah mertua saya. Hampir seluruh mainan saya bawa supaya Kinan gak bosen. Setelah dua hari mulai menunjukan bosen dengan mainannya, Kinan mulai cranky. Baru saya kemudian keluarkan satu buku. Ternyata, ekspresinya seneng banget.  Bahkan gak perlu saya pegangin, tapi dia sendiri yang buka bukunya dan mulai beraksi mengeluarkan suara-suaranya seraya sedang bercerita ke grandpa nya. Saya sendiri kaget melihat aksinya yang sibuk ‘membaca’.  Begitu pula grandma nya yang gak nyangka, kok Kinan udah bisa seperti bercerita.



Minggu lalu, koleksi buku untuk saya dongengkan ke Kinan bertambah lagi. Kali ini, sebuah buku yang diadaptasi dari drama musikal Dongeng Pohon Impian. Jadi, minggu lalu, saya mendapatkan undangan dari NIVEA untuk mendapatkan sedikit preview Drama Musikal Dongeng Pohon Impian. Serunya, begitu pulang dari liputan, ternyata juga mendapatkan bukunya.



Cerita Dongeng Pohon Impian ini menarik. Tentang kedekatan antara Ibu bernama Imaji dan anak bernama Angan. Hubungan mereka yang tadinya agak renggang, semakin dekat dengan adegan dimana Angan harus berpetualang menyelamatkan sang Ibu, demi mendapatkan kembali Pohon Impian milik mereka. Drama musikal ini juga dilengkapi karakter lainnya seperti Angin si kupu kupu, Mei Mei si burung merak, Kimo si Komodo dan Tara si tarsius.



Ketika pertama kali membuka buku  Dongeng Pohon Impian, Kinan langsung semangat pengen cepet-cepet membukanya. Belum saya selesai baca satu halaman, Kinan gak sabar pengen cepet-cepet buka lembaran berikutnya hahaha.

Memang seperti campaign yang dibuat sama  NIVEA, tujuannya membuat drama musikal dan meluncurkan buku ini, semoga bisa menjadi media untuk kedekatan #SentuhanIbu dengan anak. Ya...sebagai salah satu cara untuk quality time dengan sang anak.



Arum Nurhandayani, sebagai Brand Manager NIVEA Creme, PT Beiersdorf Indonesia, bilang bahwa buku ini memang di launching dalam rangka hari ibu . Nantinya, akan tersedia di toko buku Gramedia terdekat di tahun 2019.



Drama Musikal Dongeng Pohon Impian, disutradarai oleh Nurul Susanto dari Jakarta Movement of Inspiration, yang terlebih dahulu pernah membuat Drama Musikal Petualangan Sherina. Ceritanya sendiri diangkat dari cerita orisinil, musiknya pun dibuat khusus dan gak ketinggalan tata pangguung yang penuh warna, kostum unik yang memang membuat imajinasi kita ikut terbawa.




.
Mudah-mudahan, dengan bertambah besarnya Kinanti, one day bisa bawa dia buat nonton drama musikal. Saat ini sih, masih numpuk bacain buku dulu aja. Secara, satu buku dibaca berulang-ulang aja dia gak bosen hahaha.


I say a lil goodbye to my multiply

Tadi siang,
ketika lagi asik nge-scroll atas bawah timeline Twitter gw..tiba-tiba membaca sebuah twit dari seorang teman..Riefa, yang bilang kalau Multiply akan menjadi site yang memang di khususkan untuk e-commerce, Lalu  gw langsung bertanyalah...bagaimanakah nasib blog gw di multiply...he said bakalan di gusur.

Kembali ke jaman Friendster, pada social media yang satu ini, gw memang banyak menuangkan memori yang tidak tergantikan di jamannya. Baik foto, baik obrolan, baik tulisan yang terdapat di blog Friendster. Nah...sekitar tahun lalu, gw mencoba untuk menyimpan tulisan-tulisan gw di blog Friendster tapi.......gw malah menemukan Friendster berubah tampilan menjadi site untuk game online. Lantas??kemanakah tulisan-tulisan gw yang gw anggap harta karun itu? ya.......LENYAP.

Kejadian ini gak mau gw ulangi lagi. Segera begitu sampai rumah, gw langsung membuka multiply dan menyimpan nya baik-baik.
Memang, gw bukanlah seseorang yang rajin menulis di Multiply...Tapi, ini masalah history.
Bahkan.....gimana end up nya kabar teman-teman gw di Multiply? kami belum pernah ketemu sampai detik ini.tapi........ternyata we should say goodbye sebelum bertemu.

Foto yang satu ini jadi foto favorite gw di Multiply. Foto pertama gw di liputan perdana gw sewaktu kerja di radio. Kemudian, gw tampilkan di Multiply.

ps: special thanks to @felixdass or pelukislangit yang telah memperkenalkan gw dengan Multiply.

TAHITI 80